
Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak tinggal empat hari lagi. Dalam apel pagi terkait pengamanan Pilkada DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan menyampaikan, pihak-pihak yang berani mengacaukan keamanan Pilkada akan ditindak lanjut secara hukum.
Jika ditemukan pelanggaran dalam pemungutan suara, seperti money politik dan intimidasi, menurut Iriawan akan ditangkap dan disampaikan ke Banwaslu.
"Jangan coba-coba membuat kekacauan, karena akan berhadapan dengan kami," ungkapnya di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu, (11/02).
Apel ini dihadiri 3.500 personel gabungan dari TNI, Polda Metro Jaya, Mabes Polri, Satgas Pasukan Gabungan dan instansi masyarakat. Untuk pengamanan Pilkada DKI telah disiapkan 28.000 personel. Iriawan meyakini pemungutan suara 15 Februari akan aman.
Pelaksana tugas Gubernur (Plt Gubernur) Jakarta, Sumarsono mengatakan kesiapan secara keseluruhan untuk Pilkada DKI sudah 99 persen. Dia mengajak masyarakat ikut andil dalam kesuksesan Pilkada.

Apel pengamanan Pilkada DKI Jakarta 2017 Merdeka.com
"Saya mengajak masyarakat, berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara untuk menyukseskan Pilkada serentak," ungkapnya.
Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana, dalam apel juga menyampaikan komitmennya untuk mengamankan Pilkada bersinergi antara TNI dan Polri. Teddy menyebutkan akan meningkatkan kepedulian untuk mengambil langkah emansipatif.
"Komitmen kita, Jakarta harus aman," paparnya.
Acara apel ditutup pertunjukan pengamanan mengelilingi Monas menggunakan kendaraan roda dua. Hal ini adalah bentuk penyampaian Jakarta aman.
Source : Merdeka.com

0 comments